Analisis Kelayakan Usahatani Mentimun (Cucumis Sativus L.) studi kasus kelompok tani remaja mandiri di Desa Pulosari Kecamatan Kalapanunggal Kabupaten Sukabumi
DOI:
https://doi.org/10.31943/agriwiralodra.v18i01.151Keywords:
usahatani mentimun, kelayakan ekonomi, BEP, R/C Ratio, Desa PulosariAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan ekonomi usahatani mentimun (Cucumis sativus L.) pada Kelompok Tani Remaja Mandiri di Desa Pulosari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan 30 responden petani sebagai sampel purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi per hektare sebesar Rp25.549.584 dengan pendapatan bersih Rp28.161.416. Nilai efisiensi (R/C Ratio) sebesar 1,8 menunjukkan bahwa setiap satu rupiah biaya menghasilkan Rp1,80 penerimaan. BEP produksi sebesar 1.692 kg dan BEP harga Rp1.902/kg, yang lebih rendah dari produksi dan harga aktual. Berdasarkan hasil tersebut, usahatani mentimun dinilai layak dan menguntungkan untuk dikembangkan secara berkelanjutan.







