Analisis Pengaruh Pertanian Berkelanjutan Dalam Mendukung Ketahanan Pangan di Taman Pancasila Kecamatan Cibitung Kabupaten Bekasi
DOI:
https://doi.org/10.31943/agriwiralodra.v18i2.201Abstract
Ketahanan pangan merupakan isu strategis yang ditentukan tidak hanya oleh ketersediaan pangan tetapi juga oleh kemampuan untuk memanfaatkan pangan secara optimal. Salah satu upaya untuk mendukung ketahanan pangan adalah melalui implementasi pertanian berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek ekonomi sosial dan ekologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga aspek tersebut terhadap ketahanan pangan dalam aspek pemanfaatan di Taman Pancasila, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan penjelasan pada 42 petani yang dipilih menggunakan teknik pengambilan sampel total (sensus). Data dikumpulkan melalui observasi, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, transformasi Metode MSI, uji asumsi klasik, uji hipotesis dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks pertanian berkelanjutan adalah 74,69, dikategorikan cukup berkelanjutan. Tingkat kecukupan energi rumah tangga mencapai 1.694 kkal/kapita/hari, sedangkan Skor Pola Pangan yang Diharapkan (PPH) sebesar 92,8 dikategorikan beragam, meskipun keragaman konsumsi pangan belum optimal. Nilai Adjusted R Square sebesar 52,8% menunjukkan bahwa aspek ekonomi dan sosial mampu menjelaskan ketahanan pangan pada aspek pemanfaatan. Hasil uji F menunjukkan bahwa ketiga aspek ini secara simultan memiliki pengaruh signifikan terhadap ketahanan pangan (p = 0,001). Secara parsial, aspek ekonomi (B = 0,056; p = 0,011) dan aspek sosial (B = 0,128; p = 0,001) memiliki pengaruh. Oleh karena itu, penguatan aspek ekonomi dan sosial perlu diprioritaskan dalam pengembangan pertanian berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan pangan, tanpa mengabaikan pelestarian aspek ekologi sebagai upaya menjaga ekosistem dalam jangka panjang.






