STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA EMPING TIKE PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA

Authors

  • Kerin Alfebry Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Wiralodra
  • Juri Juswadi Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Wiralodra
  • Yudhi Mahmud Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Wiralodra

DOI:

https://doi.org/10.31943/agriwiralodra.v12i1.21

Keywords:

Emping tike, , Industri rumah tangga, Strategi pengembangan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi dalam usaha emping tike di Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, 2) Menetapkan strategi pengembangan Usaha emping tike berdasarkan analisis SWOT.Penelitian ini dilakukan di Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu. Pengambilan sampel dengan menggunakan cara Simple Random Sampling adalah metode dengan jumlah responden sebanyak 12 pengusaha. Metode penelitian yang digunakan dengan survei, desain penelitian survei deskriftif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara melalui kuesioner.Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Kekuatan home industry emping tike di Desa Jumbleng. Dipilih 3 strategi yang tepat untuk pengembangan yaitu : Strategi I : Memanfaatkan teknologi dan informasi untuk meningkatkan peminat dan memperluas areal promosi usaha emping tike. ( Strategi Integrasi ke depan, integrasi kebelakang, penetrasi pasar).Usaha emping tike di Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu berada pada kuadran II dengan jumlah skror IFE 3,040 dan total skor EFE 2,764 yang artinya tumbuh pertahankan atau pelihara. Memanfaatkan teknologi dan informasi untuk meningkatkan peminat dan memperluas areal promosi usaha emping tike. Dengan jumlah skor TAS 6,435.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2020-04-30

How to Cite

Alfebry , K. ., Juswadi, J. ., & Mahmud, Y. . (2020). STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA EMPING TIKE PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA . Agri Wiralodra, 12(1), 24–34. https://doi.org/10.31943/agriwiralodra.v12i1.21

Most read articles by the same author(s)